NF_header

Main Characters

Rob Morrow as Special Agent Don Eppes

Don Eppes bekerja sebagai agen khusus FBI. Ia memimpin tim violent crimes FBI Los Angeles. Sebelum pindah ke LA karena ibunya jatuh sakit, Don sempat menjadi SAC (Special Agent in Charge) di Albequerque. Don juga merupakan instruktur di pusat pendidikan FBI di Quantico.

Don menempatkan pekerjaan sebagai prioritas utamanya. Ia telah mengorbankan banyak hal demi pekerjaan yang dianggapnya sebagai hidupnya. Meski demikian, Don tetap menganggap keluarganya (terutama adiknya) lebih penting daripada FBI.

Don adalah anak pertama dari pasangan Alan dan Margaret Eppes. Di masa kecilnya, Don sering bermain-main dengan pistol mainan hadiah dari pamannya. Orang tuanya tidak suka Don terlalu sering memainkan pistol tersebut dan mendaftarkannya ke Little League (liga baseball untuk anak-anak) dengan harapan Don akan melupakan pistol mainan kesukaannya itu. Berkat baseball, Don mendapatkan beasiswa untuk melanjutkan kuliah. Setelah lulus, Don bermain dengan tim Single A League (minor league) Stockton Rangers. Namun setelah menyadari ia tidak akan pernah berkembang di baseball, Don pun meninggalkan Rangers dan mendaftar tes masuk FBI keesokan harinya.

Don sering meminta bantuan adiknya, Charlie Eppes--yang seorang mathematical genius, untuk membantu FBI menyelesaikan kasus-kasus sulit.

Don pernah pacaran dengan Terry Lake ketika ia masih di Quantico, dan kencan favoritnya adalah pizza di laundormat. Ketika di Albuquerque, Don bertunangan dengan Kim Hall, tetapi mereka membatalkan pertunangan mereka ketika Don harus pindah ke LA. Sebelum Kim, Don pernah pacaran dengan agen ATF, Nikki Davis. Mereka putus ketika Don memutuskan untuk pergi meninggalkan Nikki.

David Krumholtz as Professor Charles "Charlie" Eppes

Charlie Eppes adalah mathematical genius dan profesor matematika terapan di California Institute of Science (CalSci). Charlie seringkali membantu Don Eppes, kakaknya, untuk memecahkan kasus-kasus FBI. Terkadang ia dibantu dua koleganya, Larry Fleinhardt, dan Amita Ramanujan (yang juga kekasih Charlie, meski hubungan mereka sering on-off). Charlie juga bekerja sebagai cryptanalist untuk NSA (National Security Agency).

Charlie sudah mampu mengalikan 4 digit angka saat usianya 3 tahun. Pada usia 4 tahun, orangtuanya sampai memanggil guru khusus untuknya. Di kelas dua sekolah dasar, ia mencoba untuk menemukan 70-digit narcissistic number pada basis 12. Charlie lulus SMA bersamaan dengan Don yang terpaut usia 5 tahun dengannya. Pada usia 13 tahun, Charlie masuk ke Princeton University dan mengambil mata kuliah Fisika Kuantum yang diampu oleh Larry pada tahun pertamanya. Charlie mempublikasikan tulisan matematika pertamanya pada usia 14 tahun (dan dimuat di The American Journal of Mathematics) dan lulus dari universitas pada usia 16 tahun.

Waktu Charlie berusia 21, ia tinggal di Inggris bersama dengan Susan Berry. Hubungan mereka tidak berlanjut dikarenakan alasan pekerjaan dan Charlie harus kembali ke Amerika.

Charlie menghabiskan 3 bulan terakhir masa hidup ibunya di garasi, berusaha menyelesaikan masalah millenium matematika, P vs NP. Ia mengulangi perbuatannya tersebut ketika ia melihat Don terjebak dalam baku tembak melalui TV.

Judd Hirsch as Alan Eppes

Alan Eppes adalah ayah dari Charlie dan Don Eppes. Alan dulunya merupakan city planner. Istrinya, Margaret, meninggal karena kanker. Ia adalah ayah yang sangat protektif, terutama pada Charlie. Ia kerap turut campur dalam kehidupan pribadi dan karir Charlie. Alan sangat senang melihat kedua anaknya mampu bekerja sama dengan baik, namun tetap khawatir karena kedua anaknya terlihat belum mampu berkomitmen untuk berkeluarga.

Alan saat ini sedang bekerja sama dengan Stan Fisher, ia ikut berinvestasi untuk membangun perusahaan konsultasi city plan. Alan juga berkencan dengan Dr. Mildred Finch, ketua divisi Fisika, Matematika dan Astonomi di CalSci--kencan pertamanya sejak istrinya meninggal dunia.

Sabrina Llyod as Special Agent Terry Lake

Terry Lake adalah seorang forensic psychologist. Ketika masih bergabung dengan tim milik Don, Terry sering bertindak sebagai profiler dari tim. Terry dan Don seangkatan di Quantico, dan mereka pernah jadian. Ketika lulus, mereka setuju untuk putus karena mereka ditugaskan ke dua tempat yang berbeda.

Terry pernah menikah, dan ketika bertugas di kantor LA, status pernikahannya adalah bercerai. Namun di akhir Season 1, Terry meninggalkan LA dan kembali ke Washington D.C. untuk mencoba berbaikan dengan mantan suaminya.

Diane Farr as Special Agent Megan Reeves

Megan adalah seorang psychologial profiler yang tergabung dalam tim Don Eppes. Megan mengajar krav maga (hand-to-hand combat ala militer) di YMCA (Young Men's Christian Association). Megan adalah salah satu penembak terbaik di tim Don Eppes. Sebelum bergabung dengan tim Don Eppes, Megan bekerja di BAU (Behavioral Analysis Unit) FBi, hingga ia sangat mahir membaca jalan pikiran orang. Megan merupakan pemimpin ad interim yang menggantikan Don jika sedang berhalangan.

Megan mengendarai Acura dengan sistem navigasi dan menggunakan pistol Glock 27.

Megan meninggalkan rumah di usia 16 tahun dan membuat sebagian besar keputusan hidupnya di usia tersebut. Ia tak pernah menyesali keputusannya itu. Ia memiliki tiga orang saudara perempuan--Megan adalah anak bungsu. Tetapi, sesungguhnya ayahnya mengharapkan anak laki-laki. Oleh karena itu, Megan terlihat lebih tomboi ketimbang kakak-kakaknya. Megan mampu menguasai hampir semua olahraga pria dan mengerti mengenai mobil dan mekanik.

Megan lancar berbicara bahasa Prancis. Ia tidak pernah lagi berbicara dengan ayahnya selama sepuluh tahun belakangan. Megan menjalin hubungan dengan Larry Fleinhardt, bermula dari kekaguman Megan akan mobil klasik milik Larry dan menyebutnya "karya seni".

Megan pernah menolak ketika ditawari untuk bergabung dalam pasukan khusus DOJ (Department of Justice). Namun pada akhirnya ia tidak dapat mengelak dari tugas tersebut. Ketika kembali dari penugasan, Megan tampak lebih emosional karena tugas tersebut membuatnya stress.

Pada akhir season 4, Megan meninggalkan Los Angeles untuk meneruskan pendidikan doktoralnya di Washington dan memberikan bimbingan konseling di penjara wanita.

Alimi Ballard as Special Agent David Sinclair

David Sinclair bergabung ke tim di awal Season 1. David ditugaskan untuk bekerja dengan Don oleh AD (Assistant Director) kantor LA. David sempat bekerja untuk Kantor FBI di Long Beach. David juga memiliki pengetahuan tentang cara menjinakkan bom dari tugasnya di Tel Aviv, Israel.

David dibesarkan di Bronx, New York. Ia harus berusaha keras menghindari geng-geng yang ada di tempatnya tumbuh untuk mendapatkan pendidikan. Saat ini David tinggal di Venice, California.

David biasanya dipasangkan dengan Colby ketika bekerja. Ketika nama Colby muncul di daftar agen yang bekerja untuk 2 departemen (double agent), David amat terluka dan sangat marah dengan pengkhianatan Colby.

David merupakan agen yang paling memperhatikan peraturan di dalam tim. Mayoritas tindakannya adalah dengan prinsip by-the-book. Menurut Don, David terlalu hati-hati. Hal ini sempat membuat Don kawatir akan karir David di FBI, dan di tim.

Dylan Bruno as Special Agent Colby Granger

Colby bergabung ke tim, dan FBI, di awal Season 2, sebagai rookie agent. Colby lebih sering dipartnerkan dengan David Sinclair ketimbang dengan anggota tim yang lainnya. Colby mengidolai Ian Edgerton, yang merupakan seorang penembak jitu legendaris dan jagoan pencari jejak FBI. Pistol on-duty milik Colby adalah .45 ACP calliber Springfield Armory Custom TRP (Tactical Response Pistol) Profesional Model, yang dengan membawa benda tersebut menyatakan bahwa Colby adalah agen FBI yang juga memiliki kualifikasi sebagai SWAT/HRT (Hostage Rescue Team), karena hanya mereka yang memiliki kualifikasi sebagai SWAT/HRT yang boleh menggunakan pistol tersebut.

Sebelum bergabung dengan FBI, Colby bekerja di Divisi Counter Intelligence (CID) milik Angkatan Darat, dimana ia ditugaskan di Afganistan. Ketika berada di Afganistan, nyawanya diselamatkan oleh Dwayne Carter, ketika Colby terperangkap di Humvee yang siap meledak. Di mata Carter, Colby berhutang budi padanya.

Colby dibesarkan di kota kecil Winchester, Idaho. Colby mengisi waktu luangnya dengan bermain golf. Colby lancar berbahasa Spanyol. Ayahnya meninggal ketika Colby berusia 15 tahun.

Navi Rawat as Professor Amita Ramanujan

Prof. Amita Ramanujan adalah salah satu kolega Charlie Eppes yang kerap membantu dalam memecahkan kasus-kasus kriminal di FBI. Amita merupakan ahli di bidang asymptotic combinatorics dan juga seorang programmer handal. Amita membuat komputernya sendiri di usia 13 tahun. Amita diberi posisi di komite kurikulum oleh Dr. Mildred Finch.

Amita merupakan keturunan India. Keluarganya berasal dari India Selatan. Amita diceritakan sempat dijodohkan oleh orangtuanya, Tapti dan Sanjay Ramanujan, dengan seorang bankir dari India.

Amita menyelesaikan tesisnya di bawah bimbingan Charlie. Amita kemudian menjalin hubungan dengan Charlie meski hubungan mereka tidak begitu mulus, seringkali on-off. Amita mengagumi cara kerja Charlie dan menganggap matematika Charlie sangat elegan.

Amita pernah mendapat tawaran untuk menjadi asisten profesor di Harvard, tetapi kemudian memutuskan untuk tetap tinggal di California dan mengambil posisi yang sama seperti yang ditawarkan Harvard. Amita sempat bermasalah dengan Dr. Mildred Finch, terutama karena ia menjalin hubungan dengan mantan thesis adviser-nya, Charlie. Amita nyaris meninggalkan posisinya di komite kurikulum karena masalah tersebut.

Amita memenangkan Milton Prize 2006 dan menggunakan hadiahnya untuk perjalanan ke India bersama neneknya. Selain itu, ia juga menggunakan hadiahnya untuk membantu pendidikan dua gadis India yang ditemuinya dalam kasus FBI.

Peter MacNicol as Professor Lawrence "Larry" Fleinhardt

Prof. Lawrence "Larry" Fleinhardt adalah profesor di bidang fisika. Ia bersama Amita kadangkala turut membantu Charlie untuk memecahkan kasus kriminal FBI.

Larry sangat menguasai teori-teori fisika dan kosmologi. Ia adalah dosen fisika kuantum Charlie di tahun pertamanya di Princeton University. Larry sendiri lulus dari college di awal usia 19 tahun dan telah mengajar selama kurang lebih 20 tahun.

Larry memiliki teleskop pertamanya saat usia 3 tahun. Ia selalu tertarik pada bintang (dan akhirnya Larry dapat ikut dalam program NASA ke ISS selama enam bulan). Larry menjadi ketua klub roket saat kelas 5 SD dan menjadi pengajar di planetarium di daerahnya saat SMP. Ia juga menggilai card counting--teknik yang ditengarai mampu menguras uang dari kasino-kasino di Las Vegas.

Larry sependapat dengan Charlie--dan juga Einstein, bahwa seseorang bisa saja mendalami fisika atau memiliki keluarga, namun tidak keduanya. Larry berhubungan dengan Megan Reeves, namun merasa bahwa ia lebih memahami bagaimana pancaran sinar gamma ketimbang perasaannya sendiri. Ia merasa hubungannya dengan Megan membuat konsentrasinya pada pekerjaan menjadi berkurang.

Larry tinggal di steam tunnel milik CalSci setelah menjual rumahnya. Ia suka berendam di air panas saat sedang berpikir--tinggal di steam tunnel memberinya keuntungan ini. Larry menerbitkan tulisan ilmiah berjudul "Zero Point Energy" dan "Quantum Cosmology".

Riset-riset Larry antara lain:
- Supersymmetry
- String Theory
- 11-Dimensional Supergravity Theory
- Doubly-Special Relativity
- Blackholes
- Gravitational Waves
- Predictions on Quantum Corrections using LIGO

Sophina Brown as Special Agent Nikki Betancourt

Nikki merupakan "anak baru" (rookie) di FBI. Ia bergabung di awal Season 5. Sebelum bergabung dengan FBI, Nikki merupakan anggota LAPD, dan berada di sana selama 4 tahun. Nikki memegang gelar akademik di bidang hukum.

Sebetulnya, tugas FBI bersama tim Don Eppes bukanlah pengalaman yang pertama kali bagi Nikki. Hanya saja, ketika tugas penyamaran pertamanya bersama tim Don Eppes, Nikki malah tidak mematuhi prosedur yang ada sehingga Don tidak lagi menugaskannya ke lapangan. Nikki pun harus bertugas di belakang meja.

Nikki belum mampu menyusun skala prioritas. Ia masih cenderung membawa kebiasaannya di LAPD ke FBI, dan juga cenderung bertindak seperti LAPD daripada FBI. Meski demikian, Don Eppes menaruh harapan besar pada Nikki agar Nikki bisa lebih baik daripada dirinya. Satu hal yang ditekankan oleh Don pada Nikki adalah: talk less, listen more.